Thursday, 12 January 2017

Sebenarnya Jarak Gak Menjauhkan Orang.

Jarak jauh gak jadi halangan.


Masalah yang dialami oleh mereka yang memiliki hubungan cinta jarak jauh alias LDR (Long Distance Relationship) so pasti jarak. Yang namanya lagi dimabuk cinta pengennya selalu bersama, ngelakuin aktivitas sama-sama, jalan, makan, kencan, nonton, maunya selalu sama-sama. Tapi kadang masing-masing punya cita-cita sendiri yang untuk meraihnya mengharuskan pasangan harus berpisah tempat / kota. Sedih sih emang tapi itu kadang harus dijalani..

Berpisah jarak itu berat. Gak semua orang punya kemampuan untuk menjalani hubungan cinta jarak jauh alias LDR, karena jarak yang jauh itu bikin gak ku..ku..deh. Gak kuat nahan kangen, gak kuat pengen ketemuan, gak kuat nunggu dan gak kuat setia (nah lho). LDR menguji kesetiaan cinta seseorang. Yang deketan aja belum tentu lanjut, belum tentu bisa setia, belum tentu gak selingkuh, apalagi yang jauh.

Padahal sebenarnya kalo mo selingkuh, selingkuh aja gak perlu jarak jadi kambing hitam, gak perlu jarak jadi halangan. Begitu juga rasa cinta dan kesetiaan gak dibatasi oleh jarak. Karena cinta bisa menembus waktu apalagi cuma jarak !!




Apa kata quotes?


DISTANCE DOESN'T SEPARATE PEOPLE
(Jarak tidak menjauhkan orang)

SILENCE DOES
(Kebisuanlah yang menjauhkan orang)


Jarak gak memisahkan seseorang.


Sebenarnya jarak yang jauh gak memisahkan seseorang. Kita bisa tetap merasa dekat dengannya meskipun dia gak ada di samping kita. Seperti halnya kita bisa dekat dengan Tuhan meski kita gak melihatnya. Karena kita meyakini bahwa Tuhan akan selalu ada di dekat kita, selalu bersama kita, selalu mencintai kita.

Begitu juga dengan orang kesayangan yang berada nun jauh di sana, terpisah jarak ribuan kilometer. Karena keyakinan bahwa meskipun secara fisik dia gak ada, tapi hati kita selalu bersamanya, doa kita selalu terpanjat untuknya. Apalagi zaman sekarang dimana teknologi informasi udah canggih, kita tetap bisa berkomunikasi dengan orang terkasih yang jauh di sana, lewat sambungan internet atau telepon jarak jauh.


Jadi yang membuat kita terpisah dan berjarak dengan seseorang bukan jarak itu sendiri tapi kebisuan kita terhadapnya. Biasanya kalo lagi marahan kita suka diam-diaman kan? Gak negor, gak nanya kabar, gak nelpon (namanya juga lagi marah), meskipun sebenarnya dalam hati pengen banget melakukan itu, tapi kan gengsi..!! Kediaman atau kebisuan itu yang membuat kita berjarak satu sama lain. Gak ada komunikasi, hanya pikiran dan prasangka yang ada di kepala kita. Akhirnya kita secara gak sengaja menjauhkan diri darinya, orang yang kita sayang..

Biasanya kita 24 jam update hal-hal yang ada kaitannya dengan orang terkasih tapi kalo lagi marahan biasanya jadi kupdet (kurang update). Fokus jadi berubah, melakukan hal-hal lain yang gak terkait dengannya. Makan sendiri, ngumpul bareng temen segang, sibuk ngerjain tugas. Akhirnya kita jadi berjarak dan saling menjauh.. meskipun sebenarnya dia ada di dekat kita. Bener bukan?

Jika ingin hubungan gak berjarak, perbaiki komunikasi dengannya. Marah bukan berarti putus komunikasi. Justru karena marah, maka harus komunikasi, biar marahnya gak berlarut-larut dan bisa merajut kemesraan kembali. Marah bikin kita saling jauh. Apa memang itu yang diinginkan? Kok kayaknya bukan ya..??

Dalam hidup berumah tangga pun begitu. Miskomunikasi bisa bikin jarak antara suami isteri. Jika terus dibiarkan bisa terjadi salah paham dan prasangka berlebihan. Jadi jaga terus komunikasi dengan pasangan. Karena sesungguhnya komunikasi itu yang saling mendekatkan.

Salam...

Tuesday, 10 January 2017

Jadilah Ibu Yang Diimpikan Anak

Ibu adalah profesi terhormat.


Menjadi ibu itu gak mudah. Anda yang seorang ibu pasti paham kata-kata saya ini. Karena yang kita urus bukan barang, bukan benda yang gampang dikontrol tapi seorang manusia yang harus kita bentuk menjadi manusia yang jauh lebih baik dari kita, orangtuanya. Ngebentuk mereka itu gak gampang. Karena mereka memiliki pikiran dan keinginan sendiri. 

Ibu adalah profesi terhormat yang gak ada sekolahnya. Seorang wanita gak pernah nyiapin dirinya buat jadi ibu. Tapi begitu Tuhan mempercayakan seorang anak padanya, baik yang dilahirkan dari rahimnya ato tidak, saat itulah dirinya resmi menyandang profesi terhormat itu. Saat itulah dia berusaha menjadi ibu terbaik yang dimiliki anak-anaknya.



Apa kata quotes?


BE THE MOM
(Jadilah ibu)

YOU WANT THEM TO REMEMBER
(Yang akan anak ingat selalu)


Jadilah ibu yang selalu dikenang anak.


Kita pasti masih terkenang seperti apa rupa ibu kita saat kita kecil. Kenangan itu begitu melekatnya dalam kepala seorang anak, sehingga jika ada yang mengalami kekerasan saat kecilnya pasti akan terus terbayang dan menjadi trauma. Penelitian menunjukkan betapa para psikopat, pembunuh berantai dan para penjahat keji memiliki masa kecil yang suram. Beberapa diantaranya mengalami kekerasan oleh orang tuanya, sebagian lagi dilecehkan dan dibully.

Seperti apa pengalaman masa kecil yang dialami oleh seorang anak akan membekas dalam dirinya dan memiliki peran penting untuk membentuk kepribadiannya. Karena itu memberikan masa kecil yang indah bagi seorang anak adalah tugas para orangtua. Terutama ibu, yang menghabiskan waktu jauh lebih banyak dengan anak-anaknya dibanding ayah.


Menjadi ibu impian yang akan selalu dikenang anak itu gak mudah, tapi bukan berarti gak bisa. Caranya gampang saja. Berikan apa yang dibutuhin anak, bukan apa yang diinginkannya. Bedakan kebutuhan dengan keinginan. Kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan anak buat tumbuh kembangnya. Kebutuhan ini gak melulu berupa materi tapi juga kasih sayang, perhatian, telinga yang bersedia mendengar dan waktu. Kebanyakan orang tua sekarang ini gak punya waktu untuk dihabiskan bersama anak-anaknya. Mereka diserahkan ke pembantu atau baby sitter. Padahal kalo terkait dengan pekerjaan mereka selalu punya waktu. Padahal anak jauh lebih butuh waktunya.
Sementara keinginan adalah apa-apa yang diinginkan oleh anak meskipun itu gak dibutuhkannya. Seperti sepeda, apakah anak butuh sepeda atau hanya ikut-ikutan ingin memiliki sepeda? Ibu yang baik harus bisa membedakannya. Makan makanan seperti junk food mungkin disukai anak sehingga dia terus menginginkannya tapi sebagai ibu kita paham kalo junk food gak bagus untuk kesehatan, kita boleh menolaknya. Sesekali boleh untuk selingan tapi jangan jadikan kebiasaan.

Menjadi ibu di era sekarang ini butuh kejelian tersendiri. Abad di mana serangan teknologi informasi begitu kencangnya. Ibu harus bisa memilah milih informasi mana yang bagus untuk anak-anaknya, Ibu juga harus menjauhkan anak dari pengaruh buruk internet dengan memantau kegiatannya di dunia maya. Juga harus up to date apa yang dilakukan anak-anaknya agar bisa nyambung. Gak ada salahnya memiliki akun media sosial dan menjadi follower akun anak, agar bisa terus memantau aktivitasnya di dunia maya. Jadilah teman anak, bukan memposisikan diri sebagai atasan atau boss anak, karena mereka bukan bawahan. Mereka adalah manusia muda yang sementara berkembang dan butuh bimbingan.  
Penuhi apa yang dibutuhkan anak, itulah kunci menjadi ibu yang diimpikan dan selalu terkenang oleh anak.

Salam..

Jangan Lupa Bahagia !

Belajar Untuk bahagia !


Tahun 2016 udah berlalu, kita udah tutup lembaran itu dan mulai membuka lembaran baru. Mungkin kamu udah sibuk bikin resolusi apa yang pengen kamu capai di tahun 2017 ini. Tapi resolusi apapun yang kamu niatin, ada satu yang paling penting, yaitu buat tahun 2017 ini sebagai tahun yang membahagiakan buat kamu. Kalo kamu udah niat, bahagia itu gampang... !!! Beneran !

Pernah dengar statement ini, "Jangan Lupa bahagia Guys !". Emang orang bisa lupa bahagia? Bisa lah.. liat aja begitu banyak orang di dunia ini yang menderita karena mereka lupa untuk bahagia. Bahagia mesti niat. Karena bahagia itu gak datang begitu aja. Kudu diusahain. Lagi bete, sedih, murem pasti gak bahagia. Karena fokusnya pada hal-hal yang bikin bete, sesuatu yang bikin sedih, apa-apa yang bikin murem. Jadi yang teroleh di pikirannya, "wah aku lagi bete, suasana hatiku lagi gak enak, aku bener-bener sedih." Ya.. pasti yang kerasa betenya, muremnya, sedihnya dan bahagia jadinya jauuuuh..

Kalo hidup kamu selalu menderita, susah dan gak bahagia, coba cek hidupmu. Mungkin kamu udah keseringan lupa buat bahagia, bahkan lupanya udah sampe ke taraf amnesia. Artinya kamu gak pernah niat dan gak pernah bener-bener ngusahain buat bahagia. Apa-apa pasti kamu terimanya sebagai sesuatu yang nyusahin, sesuatu yang bikin sedih, jengkel, bete. Akhirnya hidupmu bener-bener berhiaskan kesusahan, kesedihan, kejengkelan dan of course ke-bete-an.




Apa kata quotes?


DON'T WAIT FOR THINGS TO GET EASIER, SIMPLER, BETTER.
(Jangan tunggu hidup jadi lebih mudah, lebih simpel dan lebih baik)

LIFE WILL ALWAYS BE COMPLICATED
(Hidup akan selalu kompleks/banyak tantangan)

LEARN TO BE HAPPY RIGHT NOW
(Belajarah untuk berbahagia sekarang)

OTHERWISE, YOU'LL RUN OUT OF TIME
(Atau, kamu akan kehabisan waktu)


Jangan menunggu untuk bahagia.


Gak perlu nunggu keadaan buat stabil. Gak perlu nunggu hidupmu lebih baik dan lebih mudah baru mau bahagia, karena kamu pasti gak bakal bahagia kalo kamu nungguin itu. Hidup pasti ada masalah, ada problem, karena itu hidup pasti ada suka dukanya. Kalo nunggu suka dulu baru bahagia itu sia-sia.. Karena hidup sudah satu paket antara suka dan duka, serta datangnya silih berganti dalam hidup kita. Suasana suka dan duka pun bisa bikin bahagia kok ! Suka dan duka dipergilirkan dalam hidup agar kamu bisa menjalani hidup yang seimbang, yang mendewasakan, bukan yang melenakan dan menghanyutkan.

Hidup bahagia itu bukan berarti gak ada masalah, tapi bisa berdamai dengan masalah itu. Berdamai maksudnya gak nganggap masalah sebagai lawan, gak nganggap masalah sebagai sesuatu yang buruk. Tapi bisa menerima masalah itu sebagai bagian dari kehidupan. Kalo udah bisa menerimanya, masalah itu gak akan jadi masalah lagi.. Masalah bener-bener nyusahin karena kita melawannya, kita gak mau menerimanya, kita nganggap hidup kita harusnya bebas masalah.. Bukannya fokus pada pemecahan masalah tapi fokus pada menolak dan melawannya.




Gak usah nungguin orang buat ngebahagiain kamu, karena bahagia itu bukan dari orang lain tapi dalam dirimu sendiri. Kalo kamu nunggu ada orang yang mau ngebahagiain kamu maka kamu bakal nunggu seumur hidupmu. Karena sejatinya orang lain gak akan bisa ngebahagiain kamu, karena apapun yang mereka lakukan pasti ada saja kurangnya. Standar bahagia kamu yang tentuin, makanya kamu yang harus melakukannya, bukan orang lain!

Misalnya kamu senang banget saat bisa menikmati es krim kesukaanmu, lakukan itu lebih sering. Kamu suka benget baca novel misteri dan menebak-nebak siapa pembunuhnya, silakan bawa novel yang kamu belum baca dalam tasmu dan sisihkan waktu untuk membacanya. Kamu seneng karaoke, meski suaramu gak bagus-bagus amat, gak ada salahnya karaokean lebih sering. Hal-hal yang bikin kamu seneng, bikin kamu bahagia, lakukan itu lebih sering, sehingga kamu gak pernah lupa bahagia.

Jangan pernah nunggu untuk bahagia. Mulailah hari ini, sekarang juga! Gak perlu nunggu besok, nunggu kondisi berubah, nunggu orang lain, nunggu pergantian tahun, nunggu ulang tahun. Karena kamu bakalan kehabisan waktu tanpa kamu sadari.

Salam..

Friday, 30 December 2016

Semua Orang Suka Sama Kamu, Asal...

Disukai orang itu gampang!


Iya beneran! Gak ada yang susah kalo hanya ingin disenangi, disukai dan diinginkan orang lain. Tipsnya hanya satu, penuhi kebutuhannya dan pecahkan masalahnya. Orang butuh disayang, ya sayangi dia, pasti dia bakal suka sama kamu. Orang butuh makanan, ya..kasi makan, pasti kamu bakal disukainya. Orang butuh diperhatikan, ya..kasi perhatian, pasti kamu mencerahkan hatinya. Butuh duit, tinggal kasi. Butuh pujian, ya.. kasi pujian, gak usah pelit. Butuh bantuan, ya...sono bantuin !!

Mobilnya bermasalah dan suka mogok, bantuin perbaiki atau bantu bawa ke bengkel. Kesehatannya terganggu, bantuin cariin dokter yang pas atau obat yang cocok. Gak punya pekerjaan, bantuin cariin kerja ato kasi pekerjaan yang sesuai. Gak punya jodoh, bantuin cariin jodohnya ato jadi jodohnya. 

Gampang kan?? Masalahnya kita mau gak ngasi apa yang dibutuhin orang lain? Bersedia gak nyelesein masalah orang lain? Bisa jadi kita mesti berkorban waktu, harta dan perasaan buat orang lain.  Itu udah resiko. Bersediakah kita menerima resiko itu?




Apa kata quotes?


EVERYBODY LOVES YOU
(Semua orang menyukaimu)

UNTIL YOU BECOME A COMPETITOR
(Sampe kamu jadi pesaing)


Semua orang suka asal...


Jangan jadi pesaing. Kalo kamu siap memenuhi kebutuhannya dan selalu ada untuk memecahkan masalahnya, pasti kamu disukai orang lain sampai kamu jadi pesaing baginya. Berapa banyak persahabatan dan hubungan kekerabatan yang putus hanya karena "persaingan". Setiap orang punya tujuan hidup, punya cita-cita yang ingin diraih. Mereka ingin berjuang dan berusaha sendiri menggapainya. Tiba-tiba kamu masuk dan menginginkan hal yang sama dengannya, kamu jadi masalah ! Kamu jadi pesaing yang artinya, musuh yang harus disingkirkan. Meskipun tadinya dia suka sama kamu, hanya karena kamu jadi pesaing maka kamu layak untuk TIDAK DISUKAI.

Boleh jadi kamu sahabatan sama seseorang, tapi ternyata di belakang hari, kalian menyukai cowok yang sama, wah itu bencana. Karena gak ada orang yang bisa berbesar hati menyerahkan orang yang dicintainya ke tangan orang lain (meski itu sahabatnya). Cinta terkait masalah hati. Dan orang bisa berubah kejam jika ada yang menghalangi mendapatkan pujaan hatinya.

Jadi gimana dong? 
Hidup ini adalah kerjasama bukan kompetisi. Bekerjasamalah dan jangan bersaing. Kamu boleh suka sama seseorang tapi gak berarti kamu harus bersaing untuk mendapatkan cintanya. Cinta itu gak boleh dipaksain, harus keluar dari hati yang terdalam. Jangan mau diperbudak perasaan cinta apalagi mau bersaing demi mendapatkan cinta? 

Bijaklah mengenali perasaan cinta itu. Memang sih saat jatuh cinta hati jadi berbunga-bunga dan hidup terlihat indah. Tapi apakah dia layak mendapatkan cintamu? Jika tidak, ya.. lupakan. Apakah dia pantas untuk diperjuangkan? Jika ya..teruskan perjuanganmu. Bersediakah kamu menerima resikonya, termasuk resiko dibenci oleh mereka yang merasa tersaingi dan terkalahkan olehmu? Apakah harga yang kamu bayar karena kebencian orang lain itu pantas? Bukannya menghitung untung rugi karena ini bukan bisnis tapi mencoba menganalisa sebuah tindakan dan akibatnya.. Itu saja.

Apapun yang kita lakukan pasti ada resikonya. Termasuk resiko dibenci orang lain. Bagaimana menyikapi kebencian silakan baca di sini. Yang paling penting itu kitanya, bukan orang lain. Karena yang akan menghadapi akibatnya adalah kita, bukan orang lain. Itulah mengapa perlu mengikuti kata hati dan bukan kata orang.

Salam..

Thursday, 29 December 2016

Gak Masalah Kalo Marah, Asal..

Marah itu wajar.


Gak ada orang yang gak pernah marah. Bahkan nabi sendiri yang hatinya suci pun tak lepas dari rasa marah. Karena marah itu manusiawi. Kita punya emosi yang kadang menempatkan kita di posisi terjepit sehingga lepas kontrol dan jadi marah. Sesuatu atau seseorang bisa nyakitin hati kita dengan atau tanpa disengaja. Keadaan bisa membuat kita gak puas dan jadi marah. 

Manusia itu lemah. Kadang gak bisa mengontrol emosinya. Kemarahan dianggap luapan hati yang meledak keluar dalam bentuk emosi yang menggila. Marah membuat akal sehat tumpul, gak sadar. Karena bukan akal sehatnya yang memimpin saat dia marah, tapi nafsunya. Ya.. manusia itu gak ubahnya seperti hewan yang berakal. Tapi kadang akalnya gak dipake saat marah. Kalo dipake orang gak bakal marah. Karena saat marah orang jadi gak beradab, lebih menyerupai (maaf) binatang. 

Itu sebabnya mereka yang marah bisa tanpa beban melempar barang, menghancurkan benda, menganiaya sampe menghilangkan nyawa orang lain, demi melampiaskan amarahnya.



Apa kata Quotes?


IT'S OKAY TO BE ANGRY
(Oke saja kalo marah)

IT'S NEVER OKAY TO BE CRUEL
(Yang gak oke itu kalo jadi bengis, brutal dan kejam karena marah)


Gak masalah kalo marah, asal...


Gak merusak, gak menganiaya, gak merugikan orang lain. Marah boleh saja, silakan saja, tapi kontrol kemarahan itu agar gak berdampak sama orang lain. Berapa banyak orang yang terpaksa berurusan dengan aparat / hukum hanya karena gak bisa mengontrol kemarahan sehingga merugikan orang lain. Orang pasti gak terima dong diperlakukan seenaknya sama kita, hanya karena kita marah? Kita bisa marah, mereka juga bisa !

Hanya karena marah bukan berarti kita harus bertindak di luar batas. Marah gak berarti boleh seenaknya. Marah gak jadi pembenaran atas sikap kejam, bengis, brutal dan membabi buta. Marah itu oke, yang gak oke itu sikap kejam saat marah. Kita marah sama orang lain bukan berarti kita harus menganiaya atau membunuhnya? Yang membuat kita marah adalah sikapnya, bukan orangnya. Dan dia sebagaimana kita, bisa khilaf, bisa salah. Bukankah dia bisa diberi kesempatan untuk meminta maaf dan memperbaiki sikapnya? Kalo pun dia gak bersedia meminta maaf dan gak ingin memperbaiki sikapnya, bukankah dia sendiri yang rugi? Kenapa kita mesti ikutan menghukumnya? Urusan dosa adalah urusan Tuhan, bukan urusan kita. Gak usah sibuk menghitung dosa orang lain sementara kita sendiri pun banyak dosa !

Jadi kejam, bengis, jahat dan brutal saat marah gak akan memperbaiki keadaan, malah memperburuk suasana. Barang yang kita hancurkan gak salah apa-apa. Kenapa harus jadi korban hanya karena kita marah? Orang yang jadi penyebab kemarahan bisa saja sedang khilaf, sedang ada masalah, sedang punya problem sehingga gak sengaja menyinggung perasaan kita? Jika kita membalas mereka yang nyakitin hati dengan lebih jahat, lalu apa bedanya kita dengan mereka? Mereka mungkin jahat tapi kita bisa jadi lebih jahat? Orang baik itu memaafkan bukan membalas. Memaafkan gak berarti kita menerima perlakuannya, hanya karena kita ini gak sama dengan mereka, kita ini lebih baik. Memaafkan itu bukan untuk mereka tapi untuk kita.

Memaafkan nunjukin kalo kita jauh lebih baik, jauh di atas mereka. Maafkan atas kesalahannya dan lupakan kalo dia pernah ada. Dia nyakitin dan bikin marah kita adalah kenyataannya. Pilihannya adalah melampiaskan kemarahan secara membabi buta atau marah kemudian memaafkannya. Energi yang dipake sama besarnya tapi dampaknya beda. Tinggal kamu yang memilih, mau marah dengan kalap atau marah yang elegan.


Salam..

Menyikapi Kebencian Orang Sama Kita

Banyak yang benci?


Punya banyak haters? Santai aja ! Kamu suka ato gak suka yang namanya haters bakalan terus ngebenci kamu. Namanya juga HATERS, orang yang sukanya membenci orang lain. Kalo yang nyayangi kamu pasti namanya LOVERS. Haters itu nyebelin, gak sih? Apa aja yang dia liat ke kamu pasti ada kekurangannya. Dan dia dengan suka cita nunjukin kekurangan itu ke orangnya, ke kamu. Kalo kamu udah liat dan ngerasa gak nyaman, dia bakal bahagiaaaaa banget. Karena dia sukses bikin kamu gak nyaman sama dirimu sendiri.

Haters benci sama kamu dan tujuannya dia pengen kamu juga benci sama dirimu sendiri. Padahal kalo mau dipikir sih, sebenarnya haters benci sama dirinya sendiri lho, baca artikelnya di sini. Gimana berurusan dengan ulah para haters, juga udah pernah saya tulis di artikel gimana berurusan dengan haters? Haters adalah masalah kalo kita pikir sebagai masalah. Tapi kalo kita cuek..??? Silakan membenci, Emang Gue Pikirin???




Apa kata quotes?


 I DON'T GIVE ANY REASON FOR ANYONE TO HATE ME
(Gue gak ngasi alasan apapun buat orang lain benci gue)

THEY CREATE THEIR OWN LITTLE DRAMA WITH JEALOUSY
(Mereka aja yang ciptain drama mereka karena rasa cemburu)


Menyikapi kebencian


Siapapun gak mau dibenci orang. Kalo ada yang rela dan suka dibenci artinya ada yang salah di otaknya. Kita semua pengen disukai, dicintai dan diinginkan orang lain. Tapi sekuat apapun kita berusaha tetap aja ada yang benci, ada yang gak suka, ada yang ilfill sama kita. Itu kenyataan yang harus diterima. Lalu gimana dong?


Yang paling penting tuh kitanya.

Fokusnya ke kita bukan ke orang lain. Kita gak pernah meminta orang lain buat ngebenci kita. Kita gak punya alasan buat bikin orang lain ngebenci kita. Kita juga gak punya rasa benci sama mereka. Kalo toh mereka tetap membenci itu di luar kontrol kita. Kita hanya bisa mengontrol pikiran dan tindakan kita bukan pikiran dan tindakan orang lain. Apapun yang kita lakukan pasti dinilai orang. Kamu suka ato gak, orang pasti akan menilai. Penilaian itu bisa berujung suka atau benci. Kalo suka, syukur. Kalo gak, juga syukur. Kok syukur sih? Syukur bukan kita yang ngebenci, syukur bukan kita yang punya penyakit hati.

Kalo orang lain ngebenci kita karena mereka sendirilah yang menciptakan drama di mana mereka sebagai pemeran utamanya sekaligus penulis ceritanya merangkap sutradara pula dan kita "hanya" sebagai pemeran pembantu. Kita turut terlibat dalam dramanya karena mereka menginginkannya, bukan kita yang memintanya. Mereka menciptakan drama yang menyedihkan dan menyakitkan hatinya sendiri. Akhirnya mereka jadi sedih dan sakit beneran. Di mana andil kita dalam kesedihannya. Bukan kita yang menciptakan drama, mereka sendiri yang sibuk memproduksinya..!!

Lalu apa yang harus kita lakukan? 

Ya.. cuek!

Mereka cemburu, trus membenci, gak suka dan selalu ilfil liat kita. Dia sibuk bikin cerita jelek tentang kita. Kalo kita tanggapin artinya kita terganggu dengan ulahnya (itu memang yang diinginkannya). Kalo ditanggapin bisa terjadi konflik, pertengkaran dan permusuhan. Hadapi semua kejahatannya dengan senyum. Kebenaran bakal terungkap. Karena orang gak percaya gosip, mereka percaya ama perbuatan dan apa yang mereka lihat dari keseharian kita. Ngapain juga ditanggapin? Gak penting banget ! Masih banyak hal penting lain yang butuh fokus kita. Gak usah ngabisin energi urusin para haters. Suka ato gak, mereka akan terus membenci. Jadi biarin aja dia hidup dengan kebenciannya dan kita hidup dengan ketenangan.. 

Emang kalo kita urusin, dia jadi brenti ngebenci kita? Gak ada jaminan. Kalo kita cuekin, dia pun tetap ngebenci kita. Masalahnya di dia, bukan di kita. Karena udah ada mindset di kepalanya kalo kita pantas untuk dibenci. Jadi buat apa diurusin? Biarlah dia dengan dramanya dan kita dengan hidup kita. Haters akan tetap jadi haters selama dia menginginkannya. 

Salam..

Tubuh Kita Mampu Melakukan Apapun

Tubuh kita itu mesin yang luar biasa.


Tubuh kita ngalahin mesin ciptaan manusia, wong yang ciptain Tuhan kok. Pasti sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga sempurna dan sesuai kebutuhan manusia. Lihat aja jari-jari tangan, yang jumlahnya 5 setiap jari, itu pas buat kita. Bayangin kalo jarinya cuma 1 atau malah 10 per tangan. Pasti repot kan?

Kaki kita hanya di buat 2, bukan dibikin 4 seperti halnya hewan berkaki empat. Mata hanya ada 2, telinga 2 dan mulut hanya 1. Semua itu udah Tuhan ciptakan sedemikian rupa dan bisa kita manfaatin begitu lahir. Gak perlu nyewa, gak perlu beli, gratis.. Tuhan udah tahu apa yang kita butuhin, wong Dia yang nyiptain kita. Gak mungkin kita dibiarin keluar dari rahim ibu tanpa diikutkan rezeki dan pencukup kebutuhannya.

Tubuh kita mesin yang luar biasa, canggih, sempurna dan bisa melakukan apa saja..



Apa kata Quotes?


OUR BODIES ARE CAPABLE OF ANYTHING
(Tubuh kita mampu melakukan apa saja)

IT'S OUR MIND WE HAVE TO CONVINCE
(Pikiran kitalah yang harus kita yakinkan)


Mengapa banyak orang yang gagal?


Cita-cita semua orang adalah menjadi sukses. Gak pernah pernah ada orang yang cita-citanya pengen gagal, pengen gak berhasil, bukan? Semua pengen berhasil, sukses meraih impiannya. Untuk sukses, Tuhan sudah kasi kita alat bantu yang sangat mumpuni, yaitu tubuh yang sehat, kuat dan bermanfaat. Tubuh yang bisa melakukan apa saja yang kita perintahkan. Lagi laper, tubuh bisa kita perintahkan untuk nyari / buat makanan. Anggota tubuh bisa kita manfaatkan untuk memasukkan makanan ke mulut dan mencernanya. Sampai akhirnya rasa lapar hilang dan kita bisa fokus pada aktivitas lainnya.

Kalo tubuh bisa melakukan apa saja dan bisa membantu kita mencapai kesuksesan, harusnya semua sukses dong ! Tapi kenyataannya gak begitu. Gak sedikit orang yang gagal dan gak sedikit orang yang jadi pecundang. Memang tubuh bisa melakukan apapun yang kita perintahkan dan bisa kita manfaatkan untuk kepentingan kita. Tapi tubuh itu jadi kehilangan kekuatannya saat pikiran kita melemahkannya. Tubuh bisa melakukan apa saja, tapi harus didukung oleh pikiran yang meyakinkan bahwa dia memang mampu melakukannya.

Kegagalan disebabkan oleh pikiran yang gak yakin bisa sukses. Pikiran lah yang menuntun kita menuju gerbang kesuksesan atau terjun ke lembah kegagalan. Pikiranlah yang mendorong tubuh untuk bertindak, bergerak, melakukan apa yang memang harus dilakukan. Pernah melihat orang yang bisa menarik truk dengan giginya? Bukan karena punya kekuatan gaib atau sulap yang ajaib. Itu karena dia yakin kalo giginya kuat menarik benda berat seperti truk. Kemudian disertai dengan latihan yang teratur sehingga akhirnya dia bisa menunjukkan bahwa gigi yang tadinya kita anggap lemah ternyata mampu menarik benda seberat truk 10 roda.

Ya.. tubuh anda kuat dan mampu melakukan apa saja. Selama ini pikiran kitalah yang mengebiri kemampuan tubuh. Pikiran kita suka gak yakin kalo kita mampu. Pikiran kita yang selalu takut gagal, selalu melihat kesuksesan itu susah dan gak tergapai. Akhirnya apa yang kita bayangin, apa yang kita pikirkan itulah yang jadi kenyataan. Kalo mikirnya susah, bakalan susah beneran. Kalo mikirnya mudah bakalan gampang beneran. Karena pikiran selalu nyari pembenaran kenapa itu susah dan kenapa itu mesti gampang? Tinggal kita aja yang ngatur pikiran kita. Karena kita punya kontrol buat ngatur pikiran kita sendiri. Ibarat kita mau dengerin radio pada stasiun tertentu, pasti kita nyetelnya ke frekuensi di mana radio tersebut berada. Begitu juga pikiran. Kalo kita pengen sukses, kita harus nyetel pikiran di frekuensi di mana kesuksesan itu berada. Akhirnya pikiran bakal nyari alasan kenapa kesuksesan itu mungkin. Setelah itu diperintahkannyalah tubuh buat bekerja menuju kemungkinan itu, menuju ke arah kesuksesan itu.

Kelihatannya sih mudah, tapi butuh komitmen yang kuat untuk itu ngarahkan pikiran ke frekuensi yang positif. Tubuh itu hanya alat, kita yang ngatur dan kita yang menggerakkan. Kalo kita menggerakkannya menuju arah yang benar, arah yang kita inginkan, kesuksesan menunggu di depan mata. Masalahnya atur dulu itu pikiran agar searah dan seirama dengan tubuh kita. Miliki kepercayaan diri bahwa gak ada yang gak mungkin. Semua mungkin kalo kita mempercayainya. Gak ada yang susah di dunia ini. Sukses itu gampang !

Salam...

Pentingkah Kehadiranmu Bagi Orang Lain?

Kehadiranmu, pentingkah???


Kita begitu butuhnya untuk disukai. Kita mau agar diri kita ini diinginkan orang lain. Kita ingin agar kehadiran kita diperhatikan. Kita ingin orang lain butuh, perlu dan memperhatikan kita. Karena itulah makanan bagi ego kita, itulah yang membuat kita merasa penting, merasa berharga. Sehingga siapapun akan berusaha agar dirinya disukai dan diinginkan oleh orang lain. Usaha itu salah satunya dengan berusaha menyenangkan orang lain. Logikanya sangat sederhana jika orang lain kita buat senang, dia bakalan senang sama kita. Tercapailah keinginan kita untuk selalu disukai sama siapapun.

Tapi kadang-kadang keinginan untuk disukai ini jadi kebablasan. Pernah dengar istilah ABS, Agar Bapak Senang? Istilah ini umum dipake bagi para bawahan yang rela melakukan apa aja untuk nyenengin atasan alias bosnya. Pikirnya kalo bos senang dia bakalan dipermudah melakukan apa aja. Naik pangkat, naik gaji, sampe kemudahan pake fasilitas kantor.
Dalam rangka pengen disukai inilah kadang kita jadi kebablasan, melakukan apa saja tanpa sadar (ato dengan sadar malah) demi meraih simpati orang lain. Kita rela dijadikan kacung, rela disuruh-suruh, rela dihina bahkan rela dimaki-maki demi membuat orang lain senang. 
Bagus sih kalo kehadiran kita diperlukan orang lain tapi gak berarti kita jadi kehilangan harga diri. Gak berarti orang lain bisa memperlakukan kita seenak udelnya. Miliki sikap dan batasan yang jelas, sikap mana yang bisa ditolerir dan mana yang tidak. Jangan-jangan anda dimanfaatkan oleh orang lain. Jadi orang baik bukan berarti bisa diperlakukan seenaknya..!!



Apa kata quotes?


DON'T STRIVE TO MAKE YOUR PRESENCE NOTICED
(gak perlu maksain kehadiranmu diperhatikan orang)

JUST TO MAKE YOUR ABSENCE FELT.
(buatlah agar ketidakhadiranmu justru dirasakan mereka)


Kadang kamu perlu raib sejenak


Bukan menghilang secara gaib ya? Tapi betul-betul menghilang sejenak dari kehidupan orang-orang di sekitarmu. Selama ini kamu selalu ada, selalu hadir, selalu siap sedia di sisi orang-orang yang kamu anggap teman dan keluargamu. Sehingga kehadiranmu jadi hal yang biasa buat mereka. Sehingga menerima bantuan darimu jadi sesuatu yang lumrah. Karena kamu selalu ada di sekitar mereka. Kamu selalu siap membantu mereka yang butuh bantuanmu. Tapi apa lacur? Mereka jadi sering manfaatin kamu. Nyuruh kamu ini itu, mencaplok waktu istirahatmu, menggunakan semua barang milikmu seenak udelnya, mengintervensi kehidupan pribadimu demi kepentingannya...

Kamu gak masalah dengan semua itu. Kamu pikir memang seharusnya berkawan itu begitu. Padahal teman itu harusnya gak begitu. Teman itu harusnya memberimu kebebasan untuk jadi diri sendiri. Kamu ngerasa bahwa kehadiranmu diperhatikan mereka, kehadiranmu dibutuhkan mereka. Ya.. tentu saja karena kamu bisa dia manfaatkan untuk kepentingannya. Karena kamu gak pernah menolak dan gak pernah bilang TIDAK !! 

Kalo kamu pengen tau apakah kamu penting bagi hidup mereka. Cobalah raib sejenak. Cobalah berhenti memperhatikan atau membantu mereka. Bukan ngajarin kamu buat jahat ya, tapi terkadang nyuekin orang itu perlu. Bukan karena jahat tapi karena pengen tahu apakah mereka peduli? Apa betul mereka menyangimu dari hati, bukan sekedar butuh kamu untuk ngurusin semua masalah dan kepentingannya? Bukan kehadiranmu yang perlu diperhatikan tapi apakah ketidakhadiranmu itu mereka rasakan? Apakah mereka merasa kehilangan? Apakah mereka tulus nyariin kamu? Pastikan kalo mereka betul-betul kehilanganmu sebagai sebuah pribadi, bukan kehilangan kacung yang selama ini mereka bisa manfaatin? 

Kalo mereka gak nyariin,  kamu jadi tahu seperti apa dirimu di mata mereka. Kamu hanyalah kacung yang diperlukan buat ngurusin tetek bengek mereka. Begitu kamu ngilang mungkin satu dua hari mereka bakal kelabakan, tapi setelah itu mereka gak peduli dan bakal nyari kacung pengganti.  

Jadi orang baik itu bagus, tapi waspadalah jangan sampe kebaikanmu dimanfaatin orang. Milikilah harga diri sebagai seorang pribadi dan temukan orang yang bisa menyayangimu justru saat kamu lupa buat nyayangi diri sendiri. Bisa jadi orang seperti ini ada di sekitarmu, tapi kamu gak pernah perhatikan...

Salam...

3 Bahan Baku Kehidupan yang Baik

Hidup yang baik, cita-cita semua orang


Mau punya kehidupan yang baik dan membahagiakan? Mulailah dari diri. kehidupan yang baik dimulai dari memperbaiki diri terlebih dahulu. Karena kitalah yang akan menciptakan kehidupan yang baik itu, bukan orang lain. Jadi perbaikannya harus dimulai dari diri.

Introspeksi diri. 
Buat catatan apa yang harus diperbaiki, apa yang harus dirubah dan apa yang harus dipertahankan. Memang sih gak mudah menilai diri sendiri. Tapi gak ada yang lebih jujur menilai kita selain diri kita sendiri. Jika ingin menghasilkan hidup yang baik, kudu berusaha jadi orang baik dulu, itu mutlak !



Apa kata quotes?


THERE ARE 3 INGREDIENTS IN GOOD LIFE
(Ada 3 bahan baku kehidupan yang baik)

LEARNING
(Belajar)

EARNING
(berpenghasilan)

AND YEARNING
(dan diinginkan)



Bahan Baku Kehidupan yang baik


Sebelum menghasilkan masakan yang bercita rasa tinggi, pasti butuh persiapan, teknik mengolah yang mumpuni serta bahan baku yang berkualitas tinggi. Jika semua itu dipadukan dengan keterampilan memasak chefnya maka jadilah makanan yang gak hanya bercita rasa tinggi tapi berkualitas juga bagi tubuh.

Begitu juga dengan kehidupan yang baik. Butuh bahan baku yang siap diolah agar bisa diramu menghasilkan kehidupan yang berkualitas dan bahagia, apa saja itu ?

(1) LEARNING (belajar).
  • Hidup harus terus belajar, gak boleh stuck terhenti hanya di bangku sekolah saja. Karena belajar itu bisa di mana saja dan kapan saja. Dengan belajar hal-hal baru kita bisa bikin hidup lebih "hidup", lebih berwarna, lebih beraneka dan lebih terinspirasi.
  • Apa saja bisa dipelajari, apapun yang menarik perhatian, apa saja yang disukai, apa saja yang menantang, apa yang sedari dulu ingin kita lakukan bahkan apa yang selalu takut untuk kita lakukan. Belajar membuat otak terus bekerja. Berhenti membuat otak bekerja dijamin cepet pikun, sumpah !!
  • Belajar adalah salah satu bahan baku kehidupan yang baik, karena belajar bikin kita hidup lebih bersemangat  !!

(2) EARNING (berpenghasilan)
  • Duit memang gak bikin bahagia tapi gak bisa hidup nyaman juga kalo gak punya duit. Jadi salah satu bahan baku untuk hidup yang baik adalah memiliki penghasilan yang bisa menopang semua kebutuhannya, bisa membayar tagihannya, bisa membeli obat saat sakit, bisa membeli makan saat lapar.
  • Di sini yang ditekankan adalah memiliki penghasilan bukan jumlahnya. Besar atau sedikit itu relatif, tergantung kebutuhan masing-masing orang. Penghasilan besar gak menjamin bahagia, penghasilan sedikit pun gak jadi jaminan kesengsaraan. 
  • Milikilah sesuatu yang menghasilkan uang. Entah itu bekerja atau berbisnis. Karena punya penghasilan pasti menjamin ketenangan hidup. Tinggal bijak saja membelanjakan penghasilan itu.

(2) YEARNING (diinginkan)
  • Kita hidup butuh disukai, dicintai dan diinginkan orang lain. Diinginkan adalah salah satu bahan baku kehidupan yang baik. Mengetahui dan menyadari kalo ada orang yang peduli dan sayang sama kita itu melegakan dan membahagiakan. Hidup kita jadi ada artinya, ada maknanya.
  • Ada orang yang menginginkan kita bukankah itu membahagiakan? Ada orang yang menyayangi kita bukankah itu melegakan? Mengetahui ada orang yang bisa menerima kekurangan kita itu menyenangkan, bukan?
  • Diinginkan, dicintai, disukai adalah bahan baku hidup yang baik. Memiliki keluarga dan banyak teman itu asik, tempat berbagi dan melakukan aktivitas bersama. Bayangkan kalo kita hidup banyak yang benci, banyak yang musuhi dan gak diinginkan oleh siapapun? Menderita dalam kesepian bukan? 
Itulah 3 bahan baku hidup bahagia. Belajar, berpenghasilan dan diinginkan oleh orang lain.. 

Salam..

Friday, 23 December 2016

Apa Karma Itu Brengsek ?

Karma apaan sih?

Sering dengar orang bilang hukum karma? Katanya kalo berbuat jahat nanti bakalan kena hukum karma, bakal dapat musibah sesuai dengan kadar kejahatan yang dilakukannya. Gak perlu terlalu pusing dengan hukum karma. Intinya gini, kebaikan bakal menarik kebaikan. Kalo kita menebar kebaikan maka kebaikan itu akan balik ke kita, bisa beberapa kali lipat dari kebaikan yang kita lakukan. 

Begitu juga sebaliknya. Kejahatan menarik kejahatan. Jika kita melakukan kejahatan maka kejahatan itu akan kembali ke kita, bisa kadarnya sama bisa jauh lebih buruk. Kalo kamu sial melulu, bisa saja kamu yang menciptakan kesialan karena kamu yang mengundangnya masuk ke dalam hidupmu.



Apa kata quotes?


KARMA ISN'T A BITCH
(Karma itu gak brengsek)

IT IS A MIRROR
(Tapi karma cerminan kelakuan kita)


Karma itu ibarat cermin.


Jangan pernah mengutuk kesialan dan mengakui itu sebagai hukum karma. Karena yang brengsek bukan karmanya tapi perilaku kita. Karma itu adalah cerminan dari pelaku kita. Sebagaimana sebuah cermin yang memantulkan bayangan persis seperti yang tampak di depannya. 

Kelakuan kita menentukan bagaimana nasib kita selanjutnya, apakah keberuntungan yang kita tuai ataukah kesialan?? Tau gak kalo kesialan itu gak datang secara kebetulan, tapi kita yang ciptakan. Kita yang mengundang kesialan masuk dalam hidup kita. Kenapa orang nipu kita? Coba pikir pernah gak kita nipu orang? Pernah gak kita bohongin orang? Kalo pernah wajar jika kita juga kena tipu. Kejahatan yang kita lakukan balik mengenai kita.

Pernah gak kita nyakitin hati orang? Pernah gak kita mempersulit orang? Pernah gak kita ngambil yang bukan hak kita? Kalo pernah artinya siap-siap kita menerima perlakuan yang sama.. Bukankah karma itu cerminan sikap kita?

Kelakuan yang baik akan membawa kebaikan. Kebaikan kecil pun tetap memberi dampak pada kita. Bahkan kebaikan kecil bisa berbalas berkali-kali lipat. Contoh kecilnya sedekah. Kadang kita memberi seseorang yang membutuhkan uang 20 ribu perak, bisa jadi kebaikan itu sudah kita lupakan. Tapi kemudian Tuhan membalas kebaikan itu dengan jumlah yang lebih besar bisa 200 ribu, 2 juta, bahkan 20 juta.. Gak ada yang mustahil bagi Tuhan. Dia Maha Kaya dan Dia gak pernah tidur. Selalu memperhatikan kelakuan mahlukNya.

Sekali lagi gak usah kuatirkan karma. Perbaiki saja sikap dan tingkah lakumu. Karena sikap dan kelakuan itu yang menentukan karmamu. Jangan mengutuk karma karena sesungguhnya karma hanya cerminan dari kelakuan burukmu.

Salam..